Bandung, pada masa kolonial, adalah kota pendidikan selain juga pusat pemerintahan. Beberapa institusi pendidikan berdiri di kota ini yang kelak melahirkan beberapa tokoh pergerakan nasional.
Adalah Politik Etis yang berperan penting dalam mengembangkan pendidikan di masa kolonial Belanda. Pendidikan (edukasi) merupakan salah satu dari tiga program Trias Van Deventer yang menjadi bagian dari Politik Etis sejak Ratu Wilhelmina naik tahta.
Kelak, melalui sistem pendidikan ini, tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia muncul dan membangkitkan semangat kebangsaan. Pendidikan kolonial yang awalnya diperuntukkan guna melahirkan tenaga terampil dengan upah murah serta merawat loyalitas kepada pemerintah kolonial, pada titik tertentu, menjadi bumerang yang menyerang diri sendiri bagi pemerintah kolonial Belanda.



























