Menengok kembali ke masa lalu layar kaca, TVRI pernah menjadi gerbang utama bagi masyarakat Indonesia untuk menyaksikan anime, produk budaya yang datang dari Jepang.
Saat Orde Baru, TVRI digunakan sebagai alat utama Departemen Penerangan di bawah Harmoko untuk menyebarkan "informasi" hasil pembangunan dan kebijakan Suharto.
Jadi mungkin banyak yang belum tahu kalau televisi milik pemerintah ini pernah menayangkan anime, sebuah budaya asing.
Di era yang jauh dari internet dan media sosial, anime ini menjadi jendela kecil bagi anak-anak Indonesia untuk mengenal dunia lain, dengan segala keajaiban dan kerumitannya.
1. Kum Kum

| Judul | Wanpaku Oomukashi Kum Kum |
| Genre | Adventure, Comedy |
| Episode | 26 |
| Rilis | Fall 1975 |
Menurut Animindo, ini adalah anime pertama yang tayang di Indonesia.
Salah satu serial yang menonjol karena pendekatannya yang unik pada sejarah, Wanpaku Omukashi Kumu Kumu membawa penonton pada petualangan melintasi mitologi dan cerita rakyat.
Kum Kum, si bocah prasejarah, berkelana dalam dunia yang penuh keajaiban dan bahaya.
Ini salah satu contoh anime Kodomo, atau Kodomomuke, yang berarti demografi yang ditujukan khusus untuk anak-anak, biasanya di bawah usia 12 tahun.
Ceritanya ringan, mendidik, dan sering membawa pesan moral yang positif.
2. Go Lion

| Judul | Hyakujuu-Ou GoLion |
| Genre | Adventure, Mecha, Sci-Fi |
| Episode | 52 |
| Rilis | Spring 1981 |
Sering disebut juga sebagai Voltron, dikenal di Indonesia dengan judul asli Jepang Go Lion.
Anime mecha ini membawa kisah lima pilot yang bersatu membentuk robot raksasa untuk melawan alien jahat.
Di era 80-an, di mana tayangan animasi masih langka, Go Lion adalah representasi keberanian dan persatuan dalam bentuk yang kasat mata.
Lima individu dapat menyatu dalam satu tujuan yang sama demi mengalahkan kegelapan. Dalam mecha, serial ini masuk dalam subgenre super robot.
Biasanya, anime ini menggunakan format "musuh per minggu" di mana protagonis diperkenalkan kepada musuh dan mengalahkan mereka di akhir episode.
3. Voltes V

| Judul | Chou Denji Machine Voltes V |
| Genre | Adventure, Drama, Mecha, Sci-Fi |
| Episode | 40 |
| Rilis | Summer 1977 |
Sama halnya seperti Go Lion, Voltes V masuk dalam subgenre mecha super robot.
Voltes V adalah sebuah fenomena. Ditayangkan di beberapa negara Asia, serial ini menjadi lambang perlawanan terhadap tirani (alasan pemerintahan Marcos di Filipina menghentikan serial ini).
Lima anak muda dengan robot raksasa mereka berjuang melawan pasukan Boazan yang ingin menguasai bumi.
Voltes V diproduksi oleh Toei Company dengan animasi dari Nippon Sunrise dan sponsor dari Popy untuk mainannya.
4. Kabuto

| Judul | Karasu Tengu Kabuto |
| Genre | Action, Adventure, Drama |
| Episode | 39 |
| Rilis | Summer 1990 |
Kabuto adalah kisah ninja yang menegangkan, berlatar belakang Jepang klasik yang penuh intrik.
Kabuto, sang pendekar bertopeng burung gagak, menghadapi berbagai ancaman dari kekuatan jahat yang ingin merusak kedamaian negeri.
Anime ini mengajarkan kepada kita bagaimana seorang kesatria harus mempertahankan prinsip dan kebenaran, meskipun jalannya penuh bahaya.
5. Three Musketeers

| Judul | Anime Sanjuushi |
| Genre | Action, Adventure, Drama |
| Episode | 52 |
| Rilis | Fall 1987 |
Anime adaptasi dari karya sastra klasik memang banyak bermunculan di era 1980-an.
Adaptasi longgar dari karya Alexandre Dumas, Three Musketeers, membawa semangat petualangan ke dalam wujud animasi.
Dalam format yang lebih ringan dan ceria, serial ini tetap mengangkat nilai-nilai persahabatan, kesetiaan, dan keberanian.
Ketika anak-anak Indonesia disuguhkan dengan petualangan D’Artagnan, Athos, Porthos, dan Aramis, mereka seolah diajak berkelana ke dunia yang penuh tantangan dan komedi.
Dalam setiap episodenya, ada pelajaran tentang loyalitas dan kepercayaan, dua hal yang langka namun begitu dibutuhkan dalam kehidupan nyata.
6. Hanako Runrun

| Judul | Hana no Ko Lunlun |
| Genre | Action, Adventure, Drama |
| Episode | 50 |
| Rilis | Winter 1979 |
Sebuah anime yang penuh warna, Hanako Runrun menampilkan kehidupan gadis kecil yang ceria, penuh cinta kasih, dan selalu ingin membantu sesamanya.
Hanako, dengan senyum cerahnya, menginspirasi anak-anak pada masanya untuk menghargai nilai-nilai persahabatan dan kebaikan hati.
Merupakan anime mahou shoujo atau magical girl garapan Toei Animation, yang berfokus pada tema bunga dalam ceritanya.
7. Gatchaman

| Judul | Kagaku Ninja-Tai Gatchaman |
| Genre | Action, Adventure, Fantasy, Sci-Fi |
| Episode | 105 |
| Rilis | Fall 1972 |
Gatchaman adalah kisah tentang tim superhero yang mengandalkan teknologi canggih dan kerjasama untuk melawan kejahatan.
Gatchaman menjadi cerminan impian masa depan yang serba mutakhir.
Serial ini mengangkat isu lingkungan, kekuasaan, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknolgi.
8. Tokyo Underground

| Genre | Action, Adventure, Romance, Sci-Fi |
| Episode | 26 |
| Rilis | Spring 2002 |
Tokyo Underground menceritakan petualangan Ruri dan Chelsea, dua tokoh muda dengan kekuatan misterius yang melarikan diri dari organisasi tirani.
Ini menjadi anime yang tayang di TVRI setelah reformasi. Mungkin karena kebijakan, anime seperti ini biasanya yang bakal lumrah tayang di TV swasta nasional.
Anime-anime jadul ini tak sekadar hiburan, malah jadi refleksi budaya, nilai-nilai, dan cara pandang Jepang yang dihidangkan di layar kaca Indonesia.
TVRI dengan fungsinya sebagai media propaganda pemerintah, bagaimanapun telah memberi kenangan lewat deretan anime jadulnya.
